RENCANA
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SMP Negeri 2 Sumbang
Mata Pelajaran : IPA
Kelas / Semester : VII / II
Materi Pelajaran :
Ekosistem
Alokasi waktu : 2 x 40 menit
Pertemuan ke- :
1
Standar Kompetensi : 7. Memahami saling ketergantungan
dalam ekosistem
Kompetensi Dasar : 7.1 Menentukan ekosistem dan saling
hubungan antara komponen
ekosistem
I. Indikator
I.I. Indikator Kognitif
a. Kognitif Proses
- Siswa mampu
mengamati berbagai jenis ekosistem baik aquatik maupun terestrial
- mampu membedakan
satuan-satuan makhluk hidup dalam ekosistem
b. Kognitif Produk
- siswa mampu
menjelaskan jenis ekosistem serta menyebutkan contoh masing-masing ekosistem.
- siswa mampu
membandingkan antara komponen-komponen ekosistem baik biotik maupun abiotik
- siswa mampu
menjelaskan satuan-satuan makhluk hidup dalam ekosistem disertai contoh
- siswa mampu
menjelaskan adanya hubungan antar komponen ekosistem
- siswa mampu
menjelaskan bentuk hubungan antar komponen ekosistem
1.2. Indikator Psikomotorik
- siswa mampu
melakukan pengamatan berbagai bentuk ekosistem baik melalui pengamatan langsung
maupun dengan gambar
- siswa mampu
melakukan pengamatan mengenai komponen-komponen dalam ekosistem
- siswa mampu
melakukan pengamatan terhadap bentuk-bentuk hubungan antar komponen ekosistem
1.3. Indikator Afektif
a. Pengembangan karakter
siswa dapat menunjukan
perilaku berkarakter, meliputi :
- siswa
mencari dan menyelesaikan tugasnya tepat waktu.
- siswa
berpartisipasi aktif selama proses diskusi.
- siswa
mengkaji materi dari berbagai sumber dengan baik.
- siswa
bertanggung jawab untuk menyelesaikan permasalahan dalam proses diskusi.
b. Pengembangan karakter sosial
- siswa mengindahkan
instruksi yang disampaikan guru dengan baik.
- siswa mampu
melakukan persiapan dalam proses diskusi.
- siswa mampu berpartisipasi
aktif dalam proses diskusi.
- siswa mampu mendiskusikan
permasalahan yang diberikan guru hanya dengan kelompok masing-masing.
- siswa
mampu mengkomunikasikan hasil kerja kelompok dengan baik.
II.
Tujuan Pembelajaran
2.1.Kognitif
a. kognitif proses
-
siswa dapat melakukan kegiatan pengamatan mengenai
komponen-komponen ekosistem, satuan-satuan makhluk hidup dalam ekosistem
-
siswa dapat melakukan penyelidikan
adanya hubungan antar komponen dalam ekosistem yang saling ketergantungan
melalui pengamatan atau penyelidikan secara langsung ataupun tidak
langsung.
b. kognitif produk
- siswa mampu
mendeskripsikan berbagai jenis ekosistem dan komponen-komponen ekosistem
- siswa mampu
menjelaskan satuan-satuan makhluk hidup dalam ekosistem disertai dengan contoh
- siswa mampu
mendeskripsikan hubungan antar komponen ekosistem
- siswa mampu
menjelaskan bentuk hubungan antar komponen ekosistem
2.2.Psikomotorik
- siswa mampu
memanfaatkan berbagai sumber yang menunjang dalam kegiatan pengamatan atau
penyelidikan misalnya lingkungan sekitar (pengamatan langsung) dan internet
(pengamtan tidak langsung) untuk mengetahui adanya hubungan saling
ketergantungan antar komponen ekosistem sesuai dengan rincian tugas kinerja
yang ditentukan.
2.3.Afektif
a. Karakter
- Selama proses pembelajaran,
siswa terlibat dan dapat menunjukkan kemajuan dalam perilaku berkarakter
meliputi disiplin,
peduli, tanggung
jawab,bekerja sama, sesuai Lembar Pengamatan Perilaku Berkarakter.
b. Keterampilan
sosial:
- Selama proses pembelajaran, siswa terlibat dan dapat
menunjukkan kemajuan dalam keterampilan sosial meliputi siswa mengindahkan
instruksi yang disampaikan guru dengan baik, siswa mampu
melakukan persiapan dalam proses diskusi, siswa mampu berpartisipasi
aktif dalam proses diskusi, siswa mampu mendiskusikan permasalahan yang
diberikan guru hanya dengan kelompok masing-masing, siswa mampu
mengkomunikasikan hasil kerja kelompok dengan baik.
III.
Materi Pembelajaran
Ekosistem adalah hubungan
timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Suatu ekosistem
terdapat komponen-komponen ekosistem, satuan-satuan makhluk hidup dan
jenis-jenis interaksi antar komponen ekosistem.
Komponen-komponen
Ekosistem
Komponen ekosistem dibedakan
menjadi komponen abiotik dan abiotik.
a. komponen biotik
komponen biotik terdiri atas
makhluk hidup, yaitu hewan, tumbuhan, manusia serta mikroorganisme. Berdasarkan
perannya, komponen biotik dibedakan menjadi tiga kelompok yaitu produsen,
konsumen dan dekomposer.
- Produsen
Makhluk hidup dapat dikatakn
sebagaiprodusen jika makhluk hidup tersebut dapat menghasilkan makanan sendiri
(autotrof).Tumbuhan merupakan salah satu makhluk hidup yang berperan sebagai
produsen. Tumbuhan dapat menghasilkan makanan sendiri melalui proses
fotosintesis.
- konsumen
Berdasarkan jenis
makanannya, konsumen terbagi menjadi tiga kelompok yaitu herbivora, karnivora
dan omnivora.
- dekomposer
dekomposer merupakan
organisme yang berperan menguraikan senyawa organik menjadi senyawa
anorganikyang lebih kecil.
b. komponen abiotik
komponen abiotik terdiri
atas komponen tidak hidup seperti tanah, air, udara, cahaya matahari, suhu dan
kelembapan udara.
Satuan
– Satuan Makhluk Hidup dalam Ekosistem
Dalam suatu ekosistem
terdapat beberapa satuan makhluk hidup, yaitu
individu, populasi dan komunitas.
a. Individu
Individu merupakan makhluk
hidup tunggal, misalnya seorang manusia, seekor unta, seekor kambing, dan
sebatang pohon pisang.
b. Populasi
Populasi adalah sekelompok
individu sejenis yang menempati suatu tempat pada saat tertentu.
c. Komunitas
Komunitas adalah kumpulan
beberapa populasi yang hidup bersama di suatu tampat.Nama suatu komunitas
mencerminkan makhluk hidup dominan yang menempati habitat tersebut, misalnya
habitat padang rumput.
Hubungan Antar Komponen Ekosistem
a. Saling
Ketergantungan Antar Komponen Biotik Dan Abiotik
Di dalam suatu
ekosistem, akan terjadi saling ketergantungan antar komponen-komponen
penyusunnya. Komponen biotik akan mempengaruhi komponen abiotik dan begitu pula
sebaliknya, komponen abiotik akan mempengaruhi komponen biotik.
Jadi, suatau
ekosistem merupakan kesatuan antar komponen biotik dan abiotik. Antar produsen,
konsumen, pengurai, dan benda yang ada di dalam ekosistem tersebut akan
mengadakan hubungan timbal balik. Ekosistem dikatakan seimbang apabila
komposisi di antara komponen-komponen tersebut dalam keadaan seimbang.Ekosistem
yang seimbang dapat bertahan lama atau kesinambungannya dapat
terpelihara.Kehidupan dalam sebuah aquarium adalah contoh suatu
ekosistem.Komponen biotikdalam aquarium terdiri atas tumbuhan air, ikan, siput,
dan bakteri pengurai. Komponen abiotik adalam aquarium terdiri atas air, pasir,
tanah, dan udara.
b. Saling
Ketergantungan Antar Komponen Biotik
1) Ranatai Makanan Dan
Jaring-Jaring Makanan
Rantai makanan merupakan peristiwa makan dan dimakan
dengan urutan dan arah tertentu yang hanya terjadi suatu arah serta tidak
bercabang.Ranatai makanan selalu dimulai dari makhluk yang menghasilkan makanan
atau produsen, seperti tumbuhan hijau. Tumbuhan tersebut selanjutnya akan
dimakan oleh hewan herbivora yang bertindak sebagai konsumen tingkat I.
Selanjutnya, herbivora nantinya akan dimakan oleh karnivora sebagai
konsumen tingkat II. Karnivora akan dimakan oleh karnivora lainnya, sebagai
konsumen III. Begitu seterusnya sampai makhluk hidup terakhir tidak dimakan
oleh makhluk hidup lainnya.Jadi, jaring-jaring makanan terdiri atas beberapa
ranatai makanan yang saling berhubungan dalam suatu ekosistem.
2) Piramida Makanan
Dalam suatu ekosistem
terjadi proses makan dan dimakan dianatara komponen biotiknya. Jika dalam suatu
ekosistem digambarkan jumlah produsen dan konsumen hingga yang tertinggi
sehingga membentuk komposisi yang semakin ke atas semakin sedikit hingga
membentuk piramida.bentuk piramida yang membentuk produsen hingga konsumen
tertinggi dalam suatau ekosistem disebut piramida makan (piramida energi).
Supaya piramida tersusun dengan baik maka populasi dalam suatu ekosistem harus
seimbang.Oleh karena itu, populasi produsen harus lebih banayk dari pada
populasi konsumen tingkat I. Konsumen tingkat I haris lebih banyak dari pada
konsumen tingkat II.Dengan demikian semakin tinggi tingkatan suatu konsumen
maka semakin sedikit jumlahnya.
Dalam peramida
makan, produsen dan konsumen menduduki tingkatan- tingkatan tertentu.Tingkatan
tingkatan tersebut disebut tingkatan trofik.Produsen menempati tingktat trofik
1, konsumen I menempati tingkat trofik 2, konsumen II menempati tingkat trofik
3 dan seterusnya.
3) Pola-Pola Interaksi
Dalam suatu
ekosistem terdapat interaksi antara suatu organisme yang lain. Interaksi ini
dibedakan menjadi Predasi, Kompetensi, dan Simbiosis.
a. Predasi
yaitu
jenis interaksi antar organisme dimana salah satu organisme memakan
organisme yang lain. misalnya kucing memangsa tikus.
b. Kompetisi yaitu jenis
interaksi antar organisme yang bersaing untuk bertahan hidup. Misalnya
persaingan mendapatkan rumput antara populasi kijang dang zebra.
c. Simbiosis yaitu interaksi yang sangat erat antara dua makhluk
hidup dalam satu ekosistem. Simbiosis
dibedakan menjadi tiga macam yaitu:
- Simbiosis mutualisme, terjadi apabila dua jenis
makhluk hidup berbeda berinteraksi dan saling menguntungkan. msal interaksi
antara labah dan bunga.
- Simbiosis komensalisme, terjadi apabila salah satu
makhluk hidup mendapatkan keuntungan tetapi yang lainya tidak mendapatkan
keuntungan dan tidak dirugikan. misalnya interaksi antara ikan remora dan ikan
hiu.
- Simbiosis parasitisme, terjadi antara dua jenis
makhluk hidup berbeda berinteraksi yang satu memperoleh keuntungan sedangkan
yang lain dirugikan. misalnya interaksi antara benalu dan pohon yang
ditumpanginya.
IV. Model/metode pembelajaran
Model pembelajaran : Cooperative Learning tipe Two
Stay- Two Stray (Penjelasan terlampir).
metode pembelajara : Tanya
jawab, diskusi, penugasan
V. Langkah-langkah pembelajaran
Pertemuan
1 ( satuan makhluk hidup dalam ekosistem)
A. Pendahuluan
|
Kegiatan
Pembelajaran
|
Alokasi
Waktu
|
|
1.
Guru membagikan soal pretest kepada
siswa. Siswa ditekankan untuk jujur dalam mengerjakan soal.
2.
Guru memotivasi siswa dengan
menunjukkan beberapa contoh pentingnya
pengetahuan tentang ekosistem terhadap kehidupan. Ditekankan siswa untuk
menyumbang ide/berpendapat.
3.
Guru mengkomunikasikan tujuan
pembelajaran produk, proses, psikomotor, keterampilan sosial, dan
berkarakter.
|
10
menit
|
B. Inti
|
Kegiatan Pembelajaran
|
Alokasi Waktu
|
|
Penggalan 1
1. Guru menggunakan metode tanya
jawab menggunakan gambar, guru
memfasilitasi siswa mengamati objek gambar, menjelaskan pengertian
ekosistem, mengidentifikasi
masing-masing jenis ekosistem dan menyebutkan komponen dalam ekosisitem.
2. Guru membimbing siswa untuk
dapat membedakan satuan makhluk hidup dalam ekosistem dan komponen ekosistem menurut pemahaman siswa berdasarkan
kehidupan sehari-hari. Selanjutnya guru menjelaskan rumusan masalah yang
harus didiskusikan siswa dengan mengacu pada LKS.
3. Guru mengorganisasikan siswa
dalam kelompok kooperatif, setiap kelompok terdiri dari 4-5 anak. Setiap
kelompok ditentukan duta dan tuan ruamah kelompoknya. Selanjutnya guru
membagikan LKS kepada setiap kelompok. Guru menginformasikan dalam diskusi
menggunakan model pembelajaran TS-TS. Guru memberikan petunjuk diskusinya.
4. Guru memberikan motivasi untuk siswa bahwa dalam diskusi ini
masing-masing kelompok harus dapat bekerja sama dengan teman satu kelompok
dan setiap siswa harus bertanggung jawab dengan tugasnya masing-masing.
5. Guru memiming siswa untuk
selalu mengaitkan materi ajar dengan kehidupan sehari-hari dengan memberikan
materi ajar dan LKS yang akan didiskusikan.
|
60 Menit
|
|
Penggalan 2.
6. Setelah siswa berdiskusi
dengan kelompoknya, siswa yang bertindak menjadi duta mulai mengunjungi
kelompok lain untuk menanyakan hasil diskusi kelompok lain. Guru membimbing
siswa untuk selalu bekerja keras dalam menyelesaikan tugasnya, bertanggung
jawab dengan pendapat yang disampaikannya, bekerja sama dengan kelompok lain
dalam menyelesaikan tugas, jujur dalam menyampaikan hasil diskusi, dan
toleransi dengan siswa lain.
7. Setiap duta kelompok wajib mengunjungi
kelompok lain untuk menanyakan hasil diskusi kelompok lain.
8. Setelah selesai mengunjungi
setiap kelompok, duta kembali kekelompoknya. Guru membimbing setiap kelompok
untuk mempresentasikan hasil kerjanya. Setiap siswa ditekankan untuk
bertanggung jawab dengan hasil kerjanya.
9. Guru
mengarahkan siswa untuk mengungkapkan rasa keingintahuan mereka melalui
bertanya dan dapat menanggapi persoalan yang terkait tentang materi yang telah dipelajari
10. Guru mempertegas jawaban
siswa dan memberikan penjelasan lebih lanjut untuk memantapkan pemahaman
siswa.
Membagikan soal post- test pada
siswa, dan meminta siswa untuk jujur
dalam mengerjakannya.
|
|
C. Penutup
|
1. Membimbing siswa untuk
menarik kesimpulan mengenai materi ekosistem, satuan makhluk hidup dalam ekosistem dan komponen
dalam ekosistem dengan mangacu pada soal LKS
berdasarkan hasil diskusi.
2. Membimbing siswa, untuk
merangkum materi ekosistem termasuk komponen-komponen ekosistem, dan satuan
mahkluk hidup dalam ekosistem.
|
10 menit
|
Pertemuan
ke 2 ( Interaksi antar komponen ekosistem )
A. Pendahuluan
|
Kegiatan
Pembelajaran
|
Alokasi
Waktu
|
|
1.
Guru membagikan soal pretest kepada
siswa. Siswa ditekankan untuk jujur dalam mengerjakan soal.
2.
Guru memotivasi siswa dengan
menunjukkan beberapa contoh pentingnya
pengetahuan tentang interaksi antar ekosistem terhadap kehidupan. Ditekankan
siswa untuk menyumbang ide/berpendapat.
3.
Guru mengkomunikasikan tujuan
pembelajaran produk, proses, psikomotor, keterampilan sosial, dan
berkarakter.
|
11
menit
|
B. Inti
|
Kegiatan Pembelajaran
|
Alokasi Waktu
|
|
Penggalan 1
1. Guru menggunakan metode
tanya jawab menggunakan gambar, guru
memfasilitasi siswa mengamati objek gambar, menjelaskan pengertian interaksi
dan macam- macam interaksi antar
komponen ekosistem.
2. Guru membimbing siswa untuk
dapat membedakan jenis interaksi antar komponen ekosistem menurut pemahaman siswa berdasarkan
kehidupan sehari-hari. Selanjutnya guru menjelaskan rumusan masalah yang
harus didiskusikan siswa dengan mengacu pada LKS.
3. Guru mengorganisasikan siswa
dalam kelompok kooperatif, setiap kelompok terdiri dari 4-5 anak. Setiap
kelompok ditentukan duta dan tuan ruamah kelompoknya. Selanjutnya guru membagikan
LKS kepada setiap kelompok. Guru menginformasikan dalam diskusi menggunakan
model pembelajaran TS-TS. Guru memberikan petunjuk diskusinya.
4. Guru memberikan motivasi untuk siswa bahwa dalam diskusi ini
masing-masing kelompok harus dapat bekerja sama dengan teman satu kelompok
dan setiap siswa harus bertanggung jawab dengan tugasnya masing-masing.
5. Guru memiming siswa untuk
selalu mengaitkan materi ajar dengan kehidupan sehari-hari dengan memberikan
materi ajar dan LKS yang akan didiskusikan.
|
60 Menit
|
|
Penggalan 2.
6. Setelah siswa berdiskusi
dengan kelompoknya, siswa yang bertindak menjadi duta mulai mengunjungi
kelompok lain untuk menanyakan hasil diskusi kelompok lain. Guru membimbing
siswa untuk selalu bekerja keras dalam menyelesaikan tugasnya, bertanggung
jawab dengan pendapat yang disampaikannya, bekerja sama dengan kelompok lain
dalam menyelesaikan tugas, jujur dalam menyampaikan hasil diskusi, dan
toleransi dengan siswa lain.
7. Setiap duta kelompok wajib mengunjungi
kelompok lain untuk menanyakan hasil diskusi kelompok lain.
8. Setelah selesai mengunjungi
setiap kelompok, duta kembali kekelompoknya. Guru membimbing setiap kelompok
untuk mempresentasikan hasil kerjanya. Setiap siswa ditekankan untuk
bertanggung jawab dengan hasil kerjanya.
9. Guru
mengarahkan siswa untuk mengungkapkan rasa keingintahuan mereka melalui
bertanya dan dapat menanggapi persoalan yang terkait tentang materi yang telah dipelajari
10. Guru mempertegas jawaban
siswa dan memberikan penjelasan lebih lanjut untuk memantapkan pemahaman
siswa.
Membagikan soal post- test pada
siswa, dan meminta siswa untuk jujur
dalam mengerjakannya.
|
|
C. Penutup
|
1. Membimbing siswa untuk
menarik kesimpulan mengenai materi hubungan antar komponen ekosistem dengan mangacu pada
soal LKS berdasarkan hasil diskusi.
2. Membimbing siswa, untuk
merangkum materi hubungan antar komponen ekosistem.
|
10 menit
|
VI.Sumber / Bahan Pembelajaran
- Buku
paket biologi kelas VII
- Lembar
Investigasi kelompok
- Pengalaman siswa
- Internet,
dll.
VII. Penilaian
1)
Ranah Kognitif
a.
Teknik Penilaian : Test
b.
Bentuk Penilaian : Tertulis
2)
Ranah Psikomotorik
|
No
|
Aspek yang dinilai
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
|
1
|
Keterampilan melakukan
pengamatan
|
|
|
|
|
|
|
2
|
Keterampilan mencari
informasi dan literature
|
|
|
|
|
|
|
3
|
Keterampilan melakukan
komunikasi lisan
|
|
|
|
|
|
|
4
|
Keterampilan melakukan
identifikasi masalah
|
|
|
|
|
|
Keterangan :
1.
Sangat baik
2.
baik
3.
cukup
4.
kurang
5.
sangat kurang
catatan :
nilai akhir
psikomotor : total skor x 100
20
3)
Ranah Afektif
Terdapat pada lembar pengamatan karakter siswa
Purwokerto, 2013
Mengetahui
Guru Mapel
IPA
Peneliti
Dra. Sri Retno KP
Atika Iryani
NIP. 196103031987032003 NIM. 0901070012
Mengetahui
Kepala Sekolah
Drs. Djohar, M.Pd
NIP.196208281988011002
Penjelasan model kooperatif tipe two stay two stray:
1.
Guru membagi siswa menjadi beberapa
kelompok, setiap kelompok beranggotakan 4-5 siswa.
2.
Guru memberikan bahan diskusi berupa
permasalahan yang erkaitan dengan materi ajar kepada setiap kelompok. Setiap
kelompok mendapat permasalahan yang berbeda-beda.
3.
Setiap kelompok berdiskusi dengan
kelompok masing-massing.
4.
Guru meminta dua perwakilan kelompok
untuk menjadi duta dan berkunjung kesetiap kelompok untuk menanyakan hasil
diskusi kelompok lainnya. Dua siswa yang tersisa bertindak sebagai tuan rumah
untuk menerangkan hasil diskusi kelompoknya kepada duta dari kelompok lain yang
berkunjung.
5.
Setelah semua duta berkunjung dan
kembali kekelompoknya masing-masing, guru meminta siswa menpresentasikan hasil
diskusi kelompoknya didepan kelas.
